Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Viral Istri Suruh Kevin Entot Anus Ku 2

  Terviral.id - Tiang tersenyum manis dan membimbing Kevin bangkit. Dihadiahinya mulutnya dengan ciuman yang hangat. Kemudian dia berbisik lembut di telinga Kevin..

“Isap tetekku ya, Sayang.”

Tanpa harus diminta dua kali Kevin mendekatkan wajahnya ke dada Tiang dan menghisap-hisap putingnya sebelah kiri yang mencuat tegang itu. Warnanya yang kecoklatan segar membuat Kevin semakin bernafsu menghisapnya. Dengan kuat dihisapnya tetek kiri Tiang, sementara tangannya memilin-milin tetek satunya lagi. Dengan lembut Tiang berbisik lagi kepada Kevin..




“Cubit sayang, cubit yang keras,” pintanya.
“Aah!” jerit Tiang tertahan ketika Kevin benar-benar mencubit teteknya.

Sekarang ganti putingnya sebelah kanan yang menjadi sasaran mulut Kevin. Kali ini Kevin tidak menghisapnya melainkan hanya menjilati dan memulas-mulas tetek kanan Tiang sambil sesekali menggigit-gigit kecil. Kedua pentil Tiang menjadi lebih besar, keras, dan merah setelah Kevin selesai menggarapnya. Tiang kembali menghadiahi Kevin dengan kecupan lembut di bibir.

“Mas tahu nggak apa yang sangat aku idam-idamkan dari tubuh Mas selama ini?” tanya Kevin
“Katakan saja Sayang,” kata Tiang sambil mencium bibir Kevin.

Kevin menyelipkan jari-jarinya ke dalam lipatan ketiak Tiang yang berkeringat kemudian menjilati jari-jari tersebut. Tiang tertegun karena tidak menyangka ada cowok yang menyukai aroma ketiaknya. Kevin terus menyelipkan jemarinya ke dalam liapatan ketiak Tiang dan menjilatinya.

“Kau suka bau ketiakku Sayang? Kau tidak jijik?” tanya Tiang.
“Tidak Mas! Aku sangat suka aroma ketiakmu. Aku ingin selalu dapat melakukan ini.” Tiang mengangkat kedua lengannya dan kedua ketiaknya yang berbulu lebat terlihat.
“Nikmatilah Sayang,” ujarnya sambil menyodorkan ketiaknya ke wajah Kevin.



Kevin tidak menyia-nyiakan tawaran Tiang tersebut. Dibenamkannya wajahnya pada lipatan ketiak Tiang. Dihirupnya aroma ketiak Tiang semaksimal mungkin. Baunya sungguh jantan dan memabukkan. Dijilatinya ketiak itu, rasanya asin dan masam, bulu-bulunya membuat lidah Kevin terasa kasap, kadang-kadang digigitnya pula bulu-bulu itu.

“Terus Sayang, teruskan menikmati ketiakku,” Tiang mengerang sambil meracau karena kenikmatan yang dialaminya.
“Ayo Mami! Mami suka ketiak Papi khan?”
“Ya Papi, Mami suka sekali ketiak Papi. Seksi sekali ketiak Papi,” Kevin menjawab juga sambil meracau. Lanjut baca!

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...

Viral Istri Suruh Kevin Entot Anus Ku 1

  Topoin.com - Kevin adalah seorang pemuda berdarah Belanda berusia 20 tahun. Kulitnya yang putih bersih dan wajahnya yang imut-imut ditambah senyumnya yang menawan membuatnya menjadi pembicaraan para gadis di kampusnya. Namun tak satupun di antara para gadis itu yang membuat Kevin tertarik karena dia menyadari ketertarikannya secara seksual justru pada kaum sejenisnya sendiri.


Tipe pria yang menjadi idamannya adalah pria pribumi berkulit gelap dan berbadan tinggi tegap. Kevin kerap tak dapat menahan dirinya untuk tidak melakukan onani jika kebetulan bertemu dengan pria seperti itu. Dia selalu membayangkan dirinya menjadi objek seks pria yang berciri fisik demikian.

Suatu hari, karena suatu masalah, Kevin berkenalan dengan seorang perwira polisi bernama Tiang. Tiang berusia 32 tahun. Kulitnya yang kehitaman serta tubuhnya yang tinggi tegap dengan sepasang lengan yang kekar membuat dirinya segera menjadi “kekasih khayalan” Kevin. Kenyataan bahwa Tiang sudah berumah tangga dan memiliki dua orang anak kecil tidak menyurutkan impian Kevin untuk dapat bercinta dengan Tiang suatu hari kelak.

Kevin selalu merasakan lubang pantatnya menjadi gatal setiap kali membayangkan Tiang telanjang di hadapannya dengan kontolnya yang terayun-ayun siap menyetubuhinya. Kevin menduga kontol Tiang yang hitam dan panjang itu pasti liar dan ganas jika sedang bertugas, yang pasti kontol itu berpejuh subur karena sudah menghasilkan dua orang anak.

Setelah masalah itu selesai, Kevin acapkali mengundang Tiang datang ke rumah kontrakannya yang cukup mewah untuk sekedar minum-minum atau bersantai menonton DVD/VCD atau bermain playstation. Kevin memang tinggal di rumah kontrakan karena orang tuanya yang berada tinggal di kota lain. Karena Kevin adalah anak bungsu yang menjadi kesayangan kedua orang tuanya, mereka melengkapi rumah kontrakan Kevin dengan berbagai fasilitas dan kenyamanan. Namun Kevin menolak ketika orang tuanya juga menawarkan seorang pembantu untuk tinggal bersamanya dan mengurus keperluannya. Dia merasa lebih leluasa tinggal seorang diri dan mengurus segalanya sendiri. Terlebih-lebih dia tidak ingin pembantunya curiga jika suatu saat dia pulang membawa pria bermalam.



Tiang sebagai seorang polisi dengan gaji yang pas-pasan merasa senang atas undangan Kevin. Dia senang dapat menikmati segala kenyamanan di rumah Kevin. Tiang sendiri tidak merasa ada yang aneh dengan undangan tersebut atau sikap Kevin yang terkadang sangat manja kepadanya. Dia sudah menganggap Kevin seperti adiknya sendiri.

Suatu malam, ketika mereka sedang menonton teve sambil minum bir hitam dari botolnya, tiba-tiba Tiang menggenggam tangan Kevin dengan lembut. Lalu katanya.. Lanjut baca!

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...

Lendir Anal Ku Bikin Tambah Nikmat

 Tradingan.com - teman kuliahku yang kerja di perusahaan swasta asing Korea untuk makan siang. Kantin di basement cukup ramai dan menunya banyak pilihan dan murah. Menurut Ina, temanku, di kantin itu tidak cuma karyawan biasa yang makan tapi sampai pimpinanpun juga bergabung di sana. Waktu kami sedang menyeruput orange juice, tampak 2 orang pria berumur 40 tahuan masuk dan Ina memberi isyarat bahwa yang rambutnya lurus agak keabu-abuan adalah Mr. Kim dan yang agak keriting hitam adalah Mr. Wook. Mr. Kim lebih tinggi jabatannya sebagai Manajer, sedangkan Mr. Wook wakilnya. Ina bekerja pada Mr. Wook sebagai sekretaris. Pakaian mereka rapi berdasi dan tampak mahal. Beda dengan aku yang rambutnya agak gondrong sedikit acak-acakan dengan T-shirt.

Ina sempat mengangguk sekilas saat mereka melihatnya. Mereka senyum tipis saja. Sekilas tatapan Mr. Wook agak aneh padaku. Ah, mungkin itu cuma perasaanku saja.

“Galak, ya In?”tanyaku.

“Sama sekali nggak.Justru mereka ramah dan baik sama aku.” jawab Ina pelan.

“Pasti karena ada maunya, iyakan?”godaku.

“Wuihh enak saja.Sorry aja, bo”

Tiba-tiba Mr Wook mendatangi meja kami yang agak di sudut dan berbicara dalam topik yang aku tak banyak tahu. Kadang mereka pakai bahasa Inggris kadang Indonesia. Setelah selesai, Ina sempat memperkenalkan aku pada Mr. Wook.

Sore itu badan rasanya sakit semua, setelah pagi sempat jogging, lalu kuliah full selama 6 jam sejak siang tadi. Kulalui pintu gerbang kampus yang megah dan asri dengan tanaman palm raksasa. Saat aku sedang berjalan menyusuri trotoar menuju halte, tiba-tiba sebuah sedan biru tua berhenti di tepi jalan. Suara klakson mengagetkanku dan membuatku menoleh kearah sedan itu. Terkejut saat di sana kulihat Mr. Wook duduk di belakang kemudi.

“Hai, Iwan. Kamu lihat Ina?”tanyanya agak lucu dengan dialek yang aneh.

“Ina sedang pulang kampung, Mr. Wook. Ibunya sakit mendadak.”jawabku cepat sambil mendekat.

“Makanya dia tak izin pada saya. Iwan pulang naik mobil saya saja, ya.”ajaknya.

Saya menggeleng agak malu.Tapi akhirnya saya tak kuasa menolak karena dia boss-nya sobatku.

Diantarnya aku ke tempat kost. Lalu kami berpisah.

Pagi jam 08.00 wib, bel kamar kost-ku berbunyi. Dengan langkah malas kuhampiri pintu depan.Paling si Ongen, sobatku. Brengsek, umpatku dalam hati. Aku masih pakai pakaian kebesaranku saat tidur, yaitu selana pendek tok.
Sambil membuka pintu, aku mengumpat,

“Brengsek lu, Ngen. Masih ngantuk nih!” sahutku seenaknya.

Tiba-tiba kurasakan wajahku memanas saat ku tahu yang datang Mr.Wook. Sambil sedikit membungkuk kupersilahkan ia duduk di sofa. Lanjut baca!

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...

Asal Masuk Lobang Anal di Mall Taman Anggrek

 Topoin.com - Pada suatu hari aku mendapatkan kesempatan ke Jakarta untuk mengadakan perjalanan dengan beberapa teman kantor, dan malamnya kami menginap di salah satu hotel yang tidak jauh dari Mall Taman Anggrek, setelah mandi karena seharian harus keliling kota untuk mengikuti tour. Maka kami putuskan untuk mencari makan malam di Mall Taman Anggrek, setelah keliling-keliling sambil melihat-lihat barang di etalase toko yang ada di sana, akhirnya sampailah kami ke food court di lantai 4, setelah lihat sana lihat sini akhirnya kami memutuskan untuk makan malam di restoran Jepang Hoka-Hoka Bento. Kami bertiga masuk ke rumah makan tersebut dan mengambil nampan yang tersedia di sudut ruangan untuk memilih menu makanan yang diinginkan.


Pada saat aku mengambil nampan itu, tiba-tiba dari belakang ada seseorang yang nyerobot mengambil nampan, setelah kutengok ternyata ada sepasang pria dan wanita yang juga ingin makan malam di tempat itu. Pada mulanya aku merasa panas juga dengan sikap orang yang tak aturan dan tak tahu tata krama dalam antrian, akan tetapi aku masih bisa menahan diri dari pada ribut-ribut di tempat umum. Kubiarkan mereka memesan makanan yang menjadi pilihannya terlebih dulu dan aku harus sabar menunggu di belakangnya, dan terakhir sampai membayar di kasir. Demikian juga dengan aku juga memesan makanan yang menjadi favoritku dan membayarnya di kasir sedangkan kedua temanku masih memilih menu makanannya di belakangku. Akhirnya aku mengambil salah satu tempat duduk yang masih kosong dan terus saja makan dengan santainya, hingga akhirnya aku tertumbuk pada seraut wajah yang lumayan ganteng dan simpatik, sedang memakai baju lengan panjang warna biru muda yang dipadu dengan celana warna gelap, setelah kuamati ternyata dia tadi yang telah nyerobot mendahuluiku.

Kutatap terus wajahnya yang calm itu sehingga lama kelamaan aku akhirnya mengaguminya dan kulihat dari penampilannya mereka berdua, aku mengira bahwa mereka adalah karyawan yang kebetulan sedang makan malam di sini dan si cewek itu tentunya hanya teman kerja saja karena dari sikapnya si cowok itu begitu kaku dalam pembicaraan tidak sebagaimana dengan kekasihnya. Setelah beberapa saat aku mengamatinya. Akhirnya dia merasa kalau sedang diawasi oleh seseorang, maka dia pun menoleh ke arah sumber mata yang sedang mengawasinya yaitu kearah mataku, sehingga aku jadi salah tingkah dan tidak sempat mengalihkan pandanganku dari wajahnya sehingga aku tertangkap basah sedang mengawasinya.  Lanjut baca!

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...

Cerita Bokep Threesome Aku, Linda dan Suaminya 4

 Topoin.com - Sonya langsung mengulum kontolku. Dia memasukkan dan mengeluarkan kontolku didalam mulutnya. Sekali waktu dia menjilati kontolku sampai ke zakar. Sungguh sangat enak sekali. Aku jadi tidak sabar pingin merasakan memek Sonya yang indah. Mas Hadi masih terus merekam perbuatan kami. Aku lalu membaringkan tubuh Sonya dan dia pun tidur telentang dengan kakinya yang terbuka. Tidak menunggu lama aku memasukkan kontolku kedalam memeknya. Mas Hadi merekamnya dari jarak yang sangat dekat. Ternyata memek Sonya sangat sempit. Mungkin dia tidak pernah merasakan kontol sebesar punyaku masuk kememeknya.

Agak lama aku berusaha memasukkan kontolku kedalam memek Sonya. Mas hadi masih merekam dengan sangat bersemangat. Sementara Sonya merintih-rintih saja. Akhirnya kontolkupun masuk kedalam memek Sonya. Blesss..
Sonya berteriak kecil, “Awww.. Andrie.. enak sekali..” katanya.
Aku terus membenamkan kontolku kedalam memek Sonya hingga terbenam seluruhnya. Sonya memeluk tubuhku dengan kencang. Kemudian aku menaikkan pantatku dan menurunkan lagi. Begitu gerakan yang aku perbuat terus menerus. Lama-lama Sonya sudah terbiasa. Dia mulai mengimbangi permainanku dari bawah. Aku sangat senang sekali dengan goyang pinggulnya.

Kemudian aku mengajaknya merubah gaya kami. Aku duduk di pinggir tempat tidur dengan kaki kelantai. Sonya mengerti maksudku. Diapun berdiri membelakangiku dan perlahan-lahan dia memasukkan kontolku yang sudah membesar sempurna kedalam memeknya. Mas Hadi berdiri di depan kami dan mengarahkan kameranya ke vagina Sonya. Tapi aku dan Sonya tidak peduli. Dia terus berusaha memasukkan kontolku yang besar kedalam memeknya. Akhirnya kontolku masuk juga.
Sonya kembali menjerit kecil, “Ahhh.. enak nya..” kata Sonya.
Kemudian dia mulai menaikkan pantatnya. Mas Hadi masih terus merekam kontolku yang keluar masuk kedalam memek Sonya.

Sonya masih menaikkan pantatnya dan menurunkan lagi. Sementara tanganku asyik meremas-remas payudara Sonya. Sekali waktu aku menghisap payudara Sonya dari belakang. Sonya sengaja memberikan payudaranya untuk dihisap padaku. Sambil menaik turunkan pantatnya aku terus menghisap payudara Sonya kiri dan kanan. Mbak Linda hanya memperhatikan saja disamping Mas Hadi yang terus asyik merekam aku dan adiknya ngentot. Lama kami memakai gaya seperti itu. Kelihatan pinggul dan pantat Sonya yang lincah bergoyang2 di pangkuanku. Tanganku terus saja meremas payudaranya. Hingga akhirnya aku sudah merasa mau keluar. Tapi bersamaan dengan aku tiba2 tubuh Sonya menegang.
“Ahhh.. Andrie.. aku keluar duluan..” katanya
“Aku juga Sonya..” kataku dengan tanganku meremas payudaranya agak kencang.

Aku membenamkan kontolku dalam-dalam ke memeknya.
“Aghhh.. enak sekali Sonya” kataku.
Kemudian aku tidak sanggup lagi duduk hingga aku terbaring dengan tubuh Sonya diatasku. Sementara kontolku masih terbenam dalam memeknya. Nafas kami terengah-engah. Akhirnya kontolku pun tercabut dari memek Sonya, tapi masih tetap tegang. Tiba-tiba aku merasakan ada yang menghisap kontolku. Ternyata Mbak Linda yang menghisap kontolku dan membersihkan sisa sperma yang menempel di sana. Mas Hadi masih terus merekam adegan itu. Kemudian setelah membersihkan kontolku, Mbak Linda kulihat menjilati memek Sonya. Dia menjilati sisa sperma yang juga menempel dimemek Sonya. Sonya membuka lebar-lebar kakinya dan membiarkan Mbak Linda menjilati memeknya.

Mbak Linda terus menjilati memek Sonya. Dan kulihat Sonya sudah mulai bersemangat lagi. Dia melayani Mbak Linda. Dia mulai membuka pakaian Mbak Linda hingga bugil. Mereka berdua kembali berciuman. Mas Hadi masih terus merekamnya. Aku hanya memperhatikan mereka berdua. Baru kali ini aku melihat wanita lesbi yang sedang main di hadapanku. Biasanya aku hanya melihat di VCD saja. Aku masih asyik menonton kedua wanita cantik ini. Mereka berdua masih saja asyik saling berciuman. Kemudian mereka merubah gaya jadi 69. Mbak Linda dan Sonya saling menjilati memek lawannya masing-masing. Mas Hadi masih terus merekam adegan tersebut. Baca selengkapnya!

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...

Cerita Seks Threesome Aku, Linda dan Suaminya 3

 Tradingan.com - Payudara Mbak Linda habis aku ciumi. Puting payudaranya aku hisap bergantian. Mbak Linda hanya merintih-rintih saja. Mas Hadi juga makin semangat merekam yang kulakukan pada isterinya. Aku terus saja meremas dan menghisap puting payudara Mbak Linda. Kemudian akupun mulai membuka seluruh pakaianku hingga bugil seperti Mbak Linda dan Mas Hadi. Mbak Linda mendekatkan kepalanya kekontolku dan mulai menghisapnya dengan kepala maju mundur. Aku menikmati saja kuluman bibir Mbak Linda pada kontolku. Kupegang kepala Mbak Linda dan membantunyadengan memaju mundurkan pantatku. Mas Hadi terus merekam adegan kontolku dihisap isterinya.

Aku mulai tidak sabar, dan kusuruh Mbak Linda supaya nungging. Mbak Linda pun menungging. Kelihatan seluruh lekuk lekuk tubuh ramping dan mulus milik Mbak Linda yang bikin nafsuku semakin naik. Kutepuk pantat Mbak Linda dan meremas pantatnya. Mbak Linda menjerit kecil. Aku lalu mengarahkan kontolku kedalam memeknya dari belakang. Dan kontolkupun akhirnya menerobos memek Mbak Linda.
“Aww.. enak Andrie..” kata Mbak Linda dengan desahan yang menggairahkan.
Aku mulai memaju mundurkan pantatku. Mbak Linda pun makin keras rintihannya. Kulihat Mas Hadi masih asyik merekam semua yang kulakukan pada isterinya.

Tapi rupanya kontol Mas Hadi sudah mulai tegang lagi. Dia mengambil kaki kamera handycam dan memasang handycam di tempat kaki kamera itu. Kemudian dia mendekati aku dan Mbak Linda. Dia menyodorkan kontolnya yang sudah tegang kemulut Mbak Linda. Mbak Lindapun langsung mengulumnya. Jadi sementara aku mengentot Mbak Linda dari belakang, dia mengulum kontol suaminya. Aku terus memaju mundurkan pantatku dan sesekali aku meremas-rema payudara Mbak Linda. Memang memek Mbak Linda seperti terasa memijit-mijit kontolku. Lama situasi seperti itu berlangsung. Sementara adegan tsb terus direkam oleh handycam yang dipasang Mas Hadi pada kaki kamera. Mbak Linda terus saja menghisap kontol suaminya, sementara aku terus mengentot memeknya dari belakang.

Tak lama aku merasa sudah mulai keluar.
“Mbak aku merasa mau keluar nih..” kataku.
“Mbak juga.. Andrie.. merasa mau keluar..” kata Mbak Linda.
“Aku juga sudah mau keluar ..” kata Mas Hadi.
“Aku keluarkan dimana Mbak?” tanyaku.
“Didalam memek Mbak saja Andrie..” kata Mbak Linda diantara rintihannya.
Tiba-tiba Mas Hadi mengerang.
“Aghhh.. aku keluar ..” katanya sambil memegang kepala Mbak Linda dan membenamkan kontolnya kemulut Mbak Linda.
Akhirnya Mas Hadi keluar juga dengan sperma nya masuk seluruhnya kemulut Mbak Linda. Dan tak lama Mbak Linda pun juga keluar dengan tubuhnya menegang dan kontol Mas Hadi masih di mulutnya. Akupun sudah merasa mau keluar juga. Kupeluk erat-erat pinggang Mbak Linda yang ramping dan membenamkan kontolku dalam-dalam kedalam memeknya dari belakang.
“Agghh.. Mbak.. aku juga keluar..” rintihku sambil membenamkan dan menumpahkan cairan spermaku kedalam memek Mbak Linda.

Mbak Linda merintih-rintih. Kemudian kami bertiga terkulai lemas. Mas Hadi berbaring dipinggir tempat tidur, Mbak Linda ditengah dan aku dipinggir satu lagi. Lama kami terdiam. Kemudian Mas Hadi mematikan handycamnya.
“Bagaimana Linda?enak nggak tubuhmu dimasukin dua kontol sekaligus?” tanya Mas Hadi pada Mbak Linda.
“Enak sekali Mas.. aku jadi capek nih..” jawab Mbak Linda.
“Kalau aku baru kali ini Mas ngentotin isteri orang, sungguh pengalaman yang sangat mengasyikkan.” kataku.
“Mungkin ini pertama kali bagi kamu ya Andrie, tapi nanti kamu bisa ngentot dengan bebas dengan cewek-cewek yang aku perkenalkan padamu. Dan yang lebih penting lagi aku dan kamu akan ngentotin si Yuni bersama-sama. Ya kan Linda?” kata Mas Hadi.
Mbak Linda hanya tersenyum saja mendengar kata suaminya itu.

“Mas Hadi ini sering ngentot dengan isteri teman-temannya Andrie, tapi aku tidak diperbolehkannya ngentot dengan teman-temannya. Dia curang nih. Kalau kalian mau ngentotin si Yuni bersama-sama terserah saja, asal jangan memaksa dia” kata Mbak Linda sambil tersenyum.
Aku hanya tersenyum saja dan tanganku tidak berhenti meremas-remas payudara Mbak Linda dihadapan Mas Hadi. Baca selengkapnya!

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...

Cerita Sex Threesome Aku, Linda dan Suaminya 2

 Aopok.com - Keesokan harinya aku pulang ke rumah. Sesampainya aku dirumah aku melanjutkan tidurku sampai siang hari. Setelah bangun tidur aku langsung makan siang dan membersihkan rumahku. Tak lama aku mendapat telepon lagi. Rupanya Mbak Linda lagi yang meneleponku.

“Hai Andrie.. Gimana kemarin rame nggak dirumah Yuni?” kata Mbak Linda memulai pembicaraan.
“Iya.. Mbak aku capek sekali nih..” jawabku.
“Memangnya ada apa Mbak menyuruhku datang kesana?” tanyaku.

“Begini Andrie.. suami Mbak Mas Hadi ingin bertemu denganmu. Kamu dulu udah Mbak kenalkan dengan Mas Hadi kan?” jawab Mbak Linda.
“Tapi ada masalah apa Mbak?” tanyaku penasaran.
“Mbak juga tidak tahu.. karena itu kamu nanti sore datang ke sini ya?” jawabnya.
“Iya deh Mbak nanti sore aku kesana.” jawabku dan akhirnya kami menutup telepon.

Dalam hati aku penasaran, “Ada apa kok Mas Hadi suaminya Mbak Linda tiba-tiba ingin bertemu denganku? Apa mungkin dia tahu kalau aku sudah meniduri isterinya?”
Aku hanya menerka-nerka saja tapi aku tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan. Akhirnya aku memutuskan kalau toh nanti Mas Hadi tahu aku telah meniduri isterinya dan marah kepadaku aku siap menerima resikonya.
“Paling-paling dia hanya memaki-maki dan memukul aku saja” kataku dalam hati.

Sore harinya aku berangkat kerumah Mbak Linda sendirian. Sesampainya disana ternyata Mbak Linda dan suaminya Mas Hadi sudah menungguku di ruang tamu. Mas Hadi umurnya kurang lebih 30 tahun.
“Hai Andrie.. ayo masuk” kata Mbak Linda mempersilahkan aku masuk kerumahnya.
Sementara Mbak Linda keluar dan mengunci pintu pagar dan kemudian juga mengunci pintu rumahnya dari dalam. Dia juga menutup dan mengunci jendela. Dan terakhir Mbak Linda menyalakan AC dan menghidupkan lampu ruang depan sehingga rumahnya menjadi terang. Aku tidak tahu apa maksudnya seperti itu. Bukankah aku aku masih dirumahnya?Tapi aku bersikap tenang seperti tidak ada apa-apa. Akhirnya Mbak Linda duduk disamping Mas Hadi.

“Mbak linda dan Mas hadi cuma berdua saja dirumah?” tanyaku memulai pembicaraan.
“Iya pembantu Mbak pulang kampung, jadi tinggal kami berdua saja dirumah.” jawab Mbak Linda.
Setelah itu kami pun berbincang-bincang tentang berbagai hal. Tapi anehnya Mas Hadi sedikit sekali bicaranya. Dia terus saja memperhatikan aku dari ujung rambut hingga kekaki. Aku menjadi salah tingkah di pelototin begitu.
“Ada apa Mbak memanggil saya kemari? katanya ada hal penting. Bisa di jelaskan Mbak?” tanyaku.
“Begini Andrie.. Mas Hadi yang ingin bicara denganmu. Silahkan Mas katanya mau bicara dengan Andrie. Tuh dia udah datang.” kata Mbak Linda dengan kepala menunduk.

Aku merasa heran dengan sikap Mbak Linda yang tiba-tiba berubah. Mas Hadi hanya mendehem saja
“Hem.. aku mau bertanya padamu Andrie. Kuharap kamu menjawabnya dengan jujur dan jantan.” kata Mas Hadi memulai pembicaraan.
Tiba-tiba aku merasa grogi juga. Jangan-jangan dia sudah tahu kalau aku sudah meniduri isterinya kataku dalam hati. Tapi sebelum berangkat kesini tadi aku sudah memutuskan menerima resiko apapun juga. Jadi aku tidak takut, toh memang aku yang salah. Aku memberanikan diriku.
“Ya Mas, Mas mau bertanya apa? semuanya akan kujawab.” kataku.

“Aku bertanya, apa benar kamu sudah tidur dengan isteriku Linda?” kata Mas Hadi dengan suara yang tegas dan keras.
Walaupun aku sudah mengira dia akan menanyakan itu, tapi tetap saja aku menjadi gugup. Tapi walaupun gugup aku harus menjelaskan apa adanya dan semuanya, tekadku dalam hati.
“Iya Mas.. karena itu saya minta maaf sama Mas. Kalau Mas jadi marah saya siap menerima hukuman apapun dari Mas.” jawabku dengan suara pelan.

“Sudah berapa kali kamu tidur dengannya?” tanya Mas Hadi lagi.
“Sudah tidak terhitung lagi Mas.. sering.” jawabku dengan kepala yang menunduk.
Diam-diam aku melirik kearah Mbak Linda dan dia juga hanya menunduk saja. Aku jadi semakin ketakutan. Dalam hati aku berpikir jangan-jangan Mas Hadi akan membunuhku. Lama kami terdiam.
“Apa kamu merasa bersalah melakukan itu Andrie..?” tanya Mas Hadi lagi.
“Iya Mas.. saya merasa bersalah pada Mas.” jawabku.
“Terus sekarang apa kamu merasa takut?” tanya Mas Hadi lagi.
“Iya.. Mas..” jawabku dengan suara semakin pelan.

Tiba-tiba hal yang tidak terduga terjadi. Tiba-tiba Mas Hadi tertawa.
“Ha.. ha.. ha.. Andrie.. Andrie.. kamu jadi ketakutan seperti itu jadi kelihatan lucu.. ha.. ha.. ha..” kata Mas Hadi terbahak-bahak.
Aku jadi kebingungan dengan situasi yang jadi berubah seperti itu. Aku melihat Mbak Linda. Ternyata sama saja, dia ikut tertawa seperti suaminya. Lama mereka tertawa berdua. Aku jadi makin tidak mengerti.
“Ada apa Mas kok malah tertawa..?” tanyaku dengan nada heran.
Mereka malah makin keras tertawanya. Akhirnya aku biarkan saja mereka tertawa dengan wajah kebingungan. Baca selengkapnya!

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...

Cerita Sex Threesome Aku, Linda dan Suaminya 1

 Iklans.com - Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih pada Rumahseks karena telah menampilkan kisah pengalaman pribadi saya. Sebelumnya saya juga sudah mengirimkan kisah saya dengan judul Aku dan 4 wanita dengan alamat e-mail yang lain. Tapi berhubung saya tidak dapat lagi menggunakan e-mail tersebut maka saya membuat e-mail yang baru. Bagi anda yang telah membaca kisah tersebut pasti sudah mengenal wanita saya ini. Selamat mengikuti kisah pengalaman pribadi saya.

Pagi hari itu aku di aku di telepon Mbak Linda. Aku disuruh datang kerumahnya. Katanya ada hal penting yang harus dibicarakan. Aku langsung menyanggupinya. Tapi aku bilang kalau aku hanya bisa datang besok sore hari, karena aku sudah ada janji dengan adiknya si Yuni pada hari ini. Mbak Lindapun setuju dengan usulku itu. Aku lalu berangkat ke rumah Yuni. Sesampainya aku di rumah Yuni, aku langsung saja masuk kedalam rumah karena aku sudah terbiasa dengan keluarganya. Sesampainya aku di dalam rumah, aku tidak mendapati siapa-siapa. Aku langsung saja duduk di ruang tamu.

Tapi aku mendengar ada orang yang sedang mandi. Aku tidak tahu siapa yang sedang mandi itu, jadi aku hanya menunggu saja. Tidak berapa lama aku menunggu tiba-tiba Yuni dan ibunya muncul dari pintu depan.

“Hai Andrie, udah lama kamu datang?” sapa ibu nya Yuni yang biasa kupanggil Tante Siska.
“Iya tante barusan aku datang nih.. Tante dan Yuni darimana?” aku balik bertanya.
“Kami dari mall Andrie.. Capek sekali nih” jawab si Yuni duduk dekat ibu tirinya itu.
“O ya tadi aku mendengar ada orang yang sedang mandi.. siapa ya?” tanyaku.
“O.. pasti Mbak Shinta Andrie..” jawab Yuni lagi.

Tak lama kami pun terdiam. Cukup lama kami terdiam. Diam-diam aku memperhatikan mereka berdua. Yuni dan ibunya hanya tersenyum saja aku perhatikan seperti itu. Aku jadi mulai bernafsu memandangi mereka berdua. Aku lalu mendekati mereka. Setelah berdiri dekat mereka, aku langsung membuka celanaku dan
mengeluarkan kontolku yang sudah mulai tegang.

“Ah.. Andrie, kamu sudah kepingin lagi ya..?” kata tante Siska dengan genitnya.
“Iya tante.. kita mulai lagi yuk..” kataku sambil meremas payudara tante Siska dari balik pakaiannya.
Sementara kepala Yuni kudorong supaya dia memasukkan kontolku kedalam mulutnya. Aku dan keluarga Yuni memang sudah terbiasa melakukan seks bersama2. Karenanya aku langsungsaja memulainya. Yuni langsung mengulum kontolku dengan sangat bernafsu. Aku sangat senang sekali melihat dia mengulum dan menghisapkontolku. Sementara tanganku terus meremas-remas payudara tante Siska dan mulai membuka pakaiannya. Akhirnya tante Siska hanya memakai celana roknya saja.

Tanganku terus meremas-remas payudara tante Siska sementara Yuni sibuk menghisap kontolku. Kemudian kepala Yuni kutarik perlahan dan gantian tante Siska yang memasukkan kontolku kedalam mulutnya. Sungguh sangat enak sekali. Aku juga mulai melepaskan pakaian yang dikenakan Yuni sambil meremas-remas payudaranya kiri dan kanan. Akhirnya Yuni juga hanya mengenakan rok nya saja, tanpa baju. Mereka berdua asyik menghisap kontolku dengan sangat bernafsu dan bergantian dan mereka hanya hanya memakai pakaian bawahnya saja. Tanganku juga meremas-remas payudara mereka bergantian. Agak lama juga mereka menghisap kontolku hingga warnanya kemerahan.

“Tuh Shinta sudah selesai mandi Andrie..” kata ibu si Yuni.
Aku melihat Shinta keluar dari kamar mandi dengan hanya mengenakan handuk yang melilit tubuhnya. Nampak jelas keindahan tubuh Shinta yang dililit handuk itu.
“Hai Andrie sudah lama datangnya?” tanya Shinta dengan riang padaku dan agak kaget dengan yang kami lakukan.
“Ohh.. kalian udah mulai duluan ya?” katanya sedikit kaget.
“Iya Mbak” jawabku sambil tersenyum.
Melihat pemandangan yang ada didepanku itu, aku jadi semakin bernafsu. Aku langsung menghampiri Shinta dengan kontol yang tegang dan mengacung kearahnya. Yuni dan Tante Siska hanya tersenyum saja melihatku. Baca selengkapnya!

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...

Cerita Ngentot Adik Kelas Yang Polos

 Iklans.com - Aku duduk di kelas 3 SMU saat ini. Namaku Nia, lengkapnya Lavenia, aku sangat terkenal di sekolah, teman-teman kagum akan kecantikanku, apalagi cowok-cowok, yang sering mengusilli aku dengan menggoda, aku sih cuek saja, soalnya aku juga senang sih. Aku punya sebuah “geng” di sekolah, Manda dan Lea adalah teman-teman dekatku. Kemanapun aku pergi mereka seperti biasanya selalu ada.

Tahun ajaran baru kali ini sudah tiba, banyak adik-adik kelas baru yang baru masuk kelas 1. Sherry Andhina, nama gadis itu, ia baru duduk di kelas 1, tetapi ia sudah terkenal di sekolah ini. Bahkan ia bisa menyaingiku. Memang dia cantik, lebih cantik dari aku, kulitnya putih bersih terawat, dengan wajah agak kebule-bulean dan rambut sebahu, tubuhnya juga bagus, sintal, dan sexy. Baru 2 bulan bersekolah, nama Sherry sering jadi bahan pembicaraan cowok-cowok kelas 3 di kantin, ada yang naksir berat, bahkan kadang-kadang mereka suka berbagi fantasi seks mereka tentang Shery. Sherry tidak seperti aku, ia gadis pendiam yang nggak banyak tingkah. Mungkin itu yang membuat kaum cowok tergila-gila padanya.

Semakin hari Sherry semakin terkenal, keegoisanku muncul ketika kini aku bukan lagi jadi bahan pembicaraan cowok-cowok. Kekesalanku pun memuncak kepada Sherry, akhirnya aku, Manda dan Lea merencanakan sesuatu, sesuatu untuk Sherry. Seperti aku, Sherry juga anggota cheerleaders sekolah, siang itu aku menjalankan rencanaku, aku bohongi Sherry untuk tidak langsung pulang sekolah nantinya, karena akan ada latihan cheers yang mendadak, ia menolak, namun dengan segala upaya aku membujuknya sampai ia mau.

Sore itu, sekolah sudah sepi, tersisa aku, Manda, Lea, Sherry dan 4 orang penjaga sekolah. Aku pun mulai menjalankan rencana ku.

“Kak, sampai kapan Sherry mesti nunggu disini?”

“Udah tunggu aja, sebentar lagi!!”

Sherry mulai kelihatan cemas, ia mulai curiga terhadapku.

“Sudah beres Non” Tejo si penjaga sekolah melapor padaku.

“Oke” jawabku.

Rencana ini sudah kusiapkan dengan matang, sampai aku membayar 4 penjaga sekolah untuk mau bekerja sama denganku, bukan hal yang berat bagiku, aku anak orang kaya.

“Ya udah, ikut gue sekarang!!” perintahku untuk Sherry.

Dengan ragu-ragu, Sherry mengikuti aku, Lea dan Manda. Kubawa ia ke ruang olahraga sekolah, tempat dimana kita biasa latihan cheerleaders.

Sherry menangis karena bentakan dari aku, Manda dan Lea, ia terlihat ketakutan, tetapi kami terus menekannya secara psikologis, sampai ia menagis.

“Sherry salah apa Kak?” ia menangis terisak-isak.

“Lo baru masuk sekolah 2 bulan aja udah banyak lagak, lo mau nyaingin kita-kita yang senior? hormatin dong!!” bentakku

“Nggak kok Kak, Sherry nggak begitu”

“Nggak apaan? Nggak usah ngebantah deh, Lo mau nyaingin kita-kita kan?!” Lea menambahkan bentakanku.

Setelah puas membentak-bentak Sherry, aku memberi tanda kepada Manda. Tak lama kemudian 4 penjaga sekolah yang sudah kuajak bekerjasama itu masuk ke ruang olahraga, mereka adalah Tejo, Andre, Lodi dan Seto. Dari tadi mereka sudah kusuruh menuggu di luar. Sherry saat itu terkejut dan sangat ketakutan.

“He.. he.. he.. ini dia Non Sherry yang ngetop itu” Seto berujar sambil tersenyum menyeringai.

“Cantik banget, sexy lagi..” tambah tejo.

Sherry gemetaran ia terlihat sangat takut.

“Sikat aja tuh!!” perintahku pada 4 pria itu.

“Oke, sip bos!! He.. he.. he..” Tejo menyeringai.

Manda yang dari tadi diam mulai menyiapkan sebuah kamera handycam yang memang bagian dari rencanaku. Seto mencengkram tangan kanan Sherry, sementara Lodi mencengkram tangan kirinya. Tubuh Sherry mereka seret ke atas sebuah meja sekolah. Sherry terlihat sangat ketakutan ia pun menangis sambil menjerit-jerit minta tolong. Baca selengkapnya!

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...

Viral Gara-Gara Nickname Jadi Masuk Lobang Anal

 Tradingan.com - Sampai saat ini aku masih bekerja di salah satu perusahaan IT di Jakarta. Aku juga punya minat yang cukup tinggi dalam urusan seks. Pengalaman seks aku yang pertama kualami dengan salah satu teman chat-ku. Sejak saat itu, aku mulai ketagihan.

Biasanya aku berhubungan seks dengan wanita-wanita yang kurang lebih sebaya denganku. Kali ini aku akan cerita pengalaman seks pertamaku dengan wanita yang beda umurnya cukup jauh denganku.


Awalnya dari chatting. Suatu kali entah kenapa aku bosan dengan nick yang biasa aku pakai. Aku pun mencoba sebuah nick menarik perhatian. Nick yang menyiratkan fisik tubuhku, tapi tidak vulgar. Dari sekian banyak nick yang query aku, aku tertarik pada sebuah nick yang cukup menggoda. Jnd_37_Jkt. Aku pikir pemilik nick ini pasti seorang janda berumur 37 tahun yang tinggal di Jakarta. Aku membalas querynya.

‘hi juga, asl pls..’ balasku.
‘kan di nick udah’
‘oh iya, tapi Jnd apa tuh?’ tanyaku pura-pura bego.
‘Jendral ha3x. gak ding, janda kok’ aku tersenyum melihat kelakarnya.
‘oo.. ic’ jawabku.
‘asl u dong’ tanya nick itu.
‘aku lebih muda gpp nih?’ aku bertanya balik.
‘gpp, justru yg muda lebih asik:)’ aku tertawa dalam hati.
‘ok, 24 m jkt’ jawabku.
‘hihihi.. 24 sih lagi seger2nya tuh ;)’ hmm.. mulai menggoda nih. Kami pun terlibat obrolan yang mengasyikkan. Sekitar setengah jam aku chat dengannya hingga akhirnya kami bertukar nomer telepon.

Aku baru saja tiba di rumah ketika tiba-tiba ponselku berbunyi. Hmm.. nomer siapa ini. Aku langsung mengangkat.
“Halo..” sapaku.



“Rio ya? Udah pulang?” tanya suara di ujung sana yang ternyata suara seorang wanita.
“Iya, siapa ya?” tanyaku penasaran.
“Hai..” wanita itu menyebut nick yang kugunakan tadi siang.
“Tante Rissa ya?” aku mencoba menebak.

Terdengar tawa di ujung sana. Betul, Tante Rissa yang tadi siang menggunakan nick Jnd_37_Jkt. Kami pun langsung menyambung obrolan tadi siang. Dari obrolan kami yang akrab aku tahu bahwa Tante Rissa sebetulnya masih menikah. Suaminya seorang pengusaha di bidang makanan ringan yang cukup sukses. Sementara Tante Rissa sendiri aktif sebagai salah seorang manager di salah satu bank asing di Jakarta. Lanjut baca!

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...

ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia

Broker Kripto

Tempo Doeloe

Olahan Makanan

Ulasan Film

Keimanan dan Keyakinan

Top Bisnis Online

Tips dan Trik